TIMES FAK FAK, JAKARTA – Nama Xabi Alonso kembali menjadi sorotan di sepak bola Eropa. Hanya beberapa hari setelah berpisah dengan Real Madrid, mantan gelandang timnas Spanyol itu kini disebut-sebut sebagai kandidat terdepan untuk menangani Liverpool.
Alonso resmi meninggalkan Real Madrid belum sepekan lalu. Kepergiannya dari Santiago Bernabéu disebut tak lepas dari situasi internal tim, termasuk hubungan yang merenggang dengan ruang ganti. Meski demikian, masa menganggurnya tampaknya tidak akan berlangsung lama.
Sejumlah laporan menyebut Liverpool tengah mempertimbangkan Alonso sebagai suksesor Arne Slot, menyusul performa The Reds yang dinilai belum konsisten di Premier League musim ini. Jika terealisasi, ini akan menjadi pengalaman pertama Alonso melatih klub Inggris.
Liverpool sendiri dikabarkan mulai bersiap melakukan perubahan. Hasil imbang 1-1 melawan Burnley di Anfield disebut memperbesar kekecewaan manajemen terhadap kinerja tim. The Reds kini berada di peringkat keempat klasemen dengan 36 poin, tertinggal cukup jauh dari Arsenal di puncak klasemen.
Situasi tersebut membuat posisi Arne Slot berada dalam tekanan. Sejumlah sumber menyebutkan manajemen Liverpool siap mengakhiri kerja sama dengan Slot dalam waktu dekat, membuka jalan bagi pendekatan serius kepada Alonso.
Bagi Alonso, Liverpool bukanlah tempat asing. Ia pernah memperkuat The Reds selama lima musim, dari 2004 hingga 2009. Dalam periode tersebut, Alonso menjelma menjadi salah satu gelandang terbaik dunia dan menjadi bagian penting dalam era keemasan klub.
Empat trofi utama berhasil diraihnya bersama Liverpool, termasuk gelar Liga Champions 2004–2005 yang dikenang sebagai salah satu final paling dramatis dalam sejarah sepak bola. Ikatan emosional itulah yang membuat potensi kembalinya Alonso ke Anfield memiliki makna tersendiri.
Sumber internal menyebut Alonso menunjukkan ketertarikan besar terhadap proyek Liverpool. Ia disebut hanya menunggu keputusan resmi dari jajaran direksi klub sebelum pembicaraan berlanjut ke tahap berikutnya. Jika terealisasi, kepulangan Alonso ke Anfield akan terjadi setelah 17 tahun sejak kepergiannya sebagai pemain.
Liverpool sendiri tengah menjalani musim yang jauh lebih menantang dibandingkan musim lalu, ketika mereka melaju mulus menuju gelar juara liga. Ketertinggalan poin yang signifikan dari pemuncak klasemen membuat manajemen klub berada di bawah tekanan untuk segera mengambil keputusan strategis.
Apabila semua berjalan sesuai rencana, Xabi Alonso berpeluang membuka babak baru dalam karier kepelatihannya bersama Liverpool—kembali ke klub yang pernah membesarkan namanya, kini dengan tanggung jawab besar membawa The Reds keluar dari periode sulit di level tertinggi sepak bola Inggris. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Xabi Alonso Mencuat sebagai Kandidat Kuat Pelatih Liverpool
| Pewarta | : Rochmat Shobirin |
| Editor | : Wahyu Nurdiyanto |